Duniasport.com – Bintang Atletico Madrid, Antoine Griezmann, mengaku berambisi untuk mengikuti jejak Lionel Messi dan bergabung dengan klub Major League Soccer (MLS) di masa depan menjelang akhir kariernya.

Griezmann merespon langkah Messi yang memutuskan berlabuh ke Inter Miami yang berlaga di MLS dengan cukup baik. Ia menghargai keputusan sang megabintang lapangan hijau tersebut dan mengungkapkan keinginannya mengikut jejak rekan setimnya di Barcelona itu saat sudah mencapai penghujung kariernya untuk bermain di liga sepak bola Amerika Serikat.

Dalam suatu sesi wawancara, gelandang serang Timnas Prancis tersebut mengaku tertarik pindah dan membela klub MLS. Meskipun demikian, hal itu tak akan terealisasi dalam waktu dekat karena Griezmann masih berencana untuk berkompetisi di Europa untuk saat ini.

Lantas, bagaimana komentar lengkap pemain berusia 32 tahun tersebut? Simak penjelasan berikut.

Bermimpi Main di MLS
Ketika mengetahui Messi setuju bergabung ke Inter Miami, Griezmann langsung merespon dengan mengatakan bahwa hal itu juga yang diidam-idamkan gelandang serang Los Colchoneros tersebut.

“Itu adalah mimpi saya,” tutur peraih gelar Piala Dunia bersama Timnas Prancis tersebut ketika ditanya mengenai kemungkinan pindah ke MLS dalam sebuah konferensi pers.

Griezmann sendiri sangat sering menikmati sesi liburannya di Amerika Serikat. Salah satu aktivitas favorit Griezmann ketika berada di Amerika adalah menyaksikan pertandingan basket NBA.

Tujuan di Masa Depan
Griezmann menambahkan bahwa kemungkinan ia hijrah ke MLS yakni tidak dalam waktu dekat. Da ingin ke MLS ketika mencapai ujung kariernya sebagai pesepak bola yang ingin damai dan jauh dari kata kompetitif.

“Saya ingin mendapatkan kondisi terbaik saat saya pergi ke sana, tetapi tentu saja itu adalah sebuah tujuan di masa depan,” tambahnya di akhir pembicaraan.

Selain sepak bola, Griezmann juga diketahui sangat menggemari olahraga basket dan ia sangat mengikuti kompetisi NBA yang merupakan liga basket paling bergengsi di dunia. Jadi, wajar-wajar saja bila Griezmann ingin menghabisi karier terakhirnya di Amerika Serikat.