Duniasport.com – Manajer Arsenal Mikel Arteta menegaskan ia tak tertarik pindah ke PSG karena ia merasa bahagia dan nyaman melatih di Emirates Stadium.

Arteta mulai menukangi Arsenal sejak akhir tahun 2019 silam. Sebelumnya ia bekerja sebagai asisten Josep Guardiola di Manchester City.

Ia kemudian bekerja keras membangun kembali skuad Arsenal yang amburadul di masa-masa akhir era Arsene Wenger. Pria asal Spanyol itu kerap mendapat kritikan dan cemoohan selama menukangi The Gunners.

Akan tetapi pada akhirnya hasil kerja kerasnya terlihat pada musim 2022/2023 kemarin. Arsenal hampir jadi juara Liga Inggris meski pada akhirnya kena tikung Man City.

Arteta Dibidik PSG
Kinerja Mikel Arteta di Arsenal mulai menarik minat tim lain. Ia dikabarkan diincar oleh klub sultan Ligue 1, PSG.

Sekarang ini, PSG dilatih oleh Christophe Galtier. Namun klub yang bermarkas di Parc des Princes itu kurang puas dengan kinerja Galtier.

Mereka akhirnya diklaim mencari pelatih baru untuk musim 2022/2023. Kemudian ada kabar bahwa Sporting Director PSG yakni Luis Campos meminati Arteta.

PSG disebut serius mengincar Arteta. Mereka bahkan diklaim telah melakukan pendekatan pada manajer berusia 41 tahun tersebut.

Arsenal Hepi di Arsenal
Mikel Arteta akhirnya memberikan komentar soal kabar ketertarikan PSG kepadanya. Ia menegaskan tak berniat cabut ke Paris.

Arteta ingin terus bertahan di Arsenal. Sebab ia memang sangat bahagia dan nyaman melatih di klub tersebut.

“Saya hanya bisa mengatakan bahwa saya bahagia di Arsenal. Saya merasa dicintai, dihargai oleh pemilik kami, Stan dan Josh [dua Kroenkes], dan banyak yang harus saya lakukan di sini di klub ini. Saya senang dan sangat bersyukur bisa berada di Arsenal,” tegasnya pada Marca.

Rencana yang Menjanjikan
Mikel Arteta sebelumnya mengakui bahwa musim 2022/2023 kemarin merupakan musim yang paling sulit yang pernah dilaluinya. Namun ia mengatakan memiliki rencana yang bagus untuk membawa Arsenal meraih prestasi lebih baik musim depan.

“Kompetisi akan menjadi lebih sulit musim depan. Menurut saya, musim ini adalah yang tersulit selama 22 tahun saya berada di liga ini,” kata Arteta pada BBC.

“Untuk [bersaing] kami memiliki rencana yang sangat menjanjikan, kami harus sedikit merenung, mundur selangkah, memastikan ini adalah rencana yang tepat dan kembali dengan tekad yang lebih besar dan rasa lapar untuk melakukan yang lebih baik lagi,” tegasnya.