Duniasport.com – Bek muda Persib Bandung, Kakang Rudianto, merasakan trauma jelang melawan Barito Putera dalam lanjutan Liga 1 2023-2024. Penyebabnya, dia merasakan trauma jika harus bepergian menaiki pesawat.

Ya, Persib akan melawan Barito Putera pada Jumat 23 Februari 2024. Tetapi, laga takkan digelar di markas kebesaran Barito Putera, yakni Stadion Demang Lehman, Kalimantan Selatan. Barito Putera rencananya akan menjamu Persib di Stadion Sultan Agung, Bantul.

Jelang duel itu, Kakang ogah melihat keuntungan yang akan didapat timnya saat berhadapan dengan Barito Putera. Pasalnya, dia sendiri masih merasakan trauma jika harus menggunakan pesawat.

“Kalau keuntungan, enggak sih. Cuma saya takut naik pesawat aja. Gara-gara kejadian kemarin,” ungkap Kakang Rudianto, Jumat 16 Februari 2024.

Bek Timnas Indonesia ini tak menjelaskan secara rinci kejadian yang membuatnya harus mengalami trauma naik pesawat. Kemungkinan, hal itu terjadi saat kepulangan Persib Bandung usai melakoni laga melawan Borneo FC di Samarinda pada 21 Oktober 2023.

Saat itu, pesawat yang ditumpangi skuad Persib Bandung dikabarkan mengalami turbulensi saat akan melakukan pendaratan di Bandara Husein Sastranegara Bandung. Akan tetapi, Kakang Rudianto akan berusaha melawan traumanya.

Apalagi, sejauh ini, Persib Bandung sudah mempersiapkan diri untuk bisa tampil maksimal saat melawan Barito Putera nanti. Hal itu siap dilakukan demi merebut poin penuh.

“Ya, ceritanya banyak di media sosial juga, sudah kesebar juga kalau naik pesawat gini, gini, gini,” tutur Kakang.

“Selama jeda panjang coach Miro (pelatih fisik Persib) sudah memberikan materi dan latihan fisik. Dan saya sangat menikmati, meskipun latihan fisik itu tentunya berat, tapi saya menikmatinya untuk persiapan melawan Barito Putera,” lanjutnya.

Kakang berharap bisa memberikan penampilan yang maksimal apabila dipercaya untuk tampil di laga nanti. Terlebih, di laga sebelumnya, Persib Bandung hanya mampu meraih satu poin setelah ditahan imbang 2-2 oleh Persis Solo di kandangnya sendiri.

“Tentunya untuk saya sendiri, jadi catatan tertentu. Saya perbaiki jika ada kesempatan di match selanjutnya (lawan Barito),” jelas Kakang Rudianto.

“Saya mungkin bisa lebih fokus lagi, lebih dengarkan arahan pelatih atau pemain pemain senior, seperti pergerakan ke sini atau ke sana,” pungkasnya.