Duniasport.com – Dayot Upamecano mendapat banyak komentar dan serangan berbau rasisme usai Bayern Munchen kalah dari Lazio. Pemain asal Prancis itu bukan kali pertama jadi korban komentar rasis selama bermain untuk Die Roten.

Bayern Munchen tandang ke markas Lazio pada leg pertama babak 16 Besar Liga Champions 2023/2024, Kamis (15/2/2024) dini hari WIB. Pada duel di Stadion Olimpico itu, Bayern menelan kekalahan dengan skor 0-1.

Die Roten yang mendominasi laga dengan 61 persen penguasaan bola dan melepas 17 shots, kalah. Bayern kebobolan pada menit ke-69 lewat eksekusi penalti Ciro Immobile.

Wasit memberi hukuman penalti pada Bayern setelah Dayot Upamecano melanggar pemain Lazio. Dia dinilai melakukan tekel yang berbahaya karena mengenai tulang kering lawan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

Mimpi Buruk di Olimpico dan Serangan Rasmis untuk Upamecano

Laga di Stadion Olimpico ibarat mimpi buruk bagi Dayot Upamecano. Sebab, dia jadi alasan mengapa Bayern dihukum penalti dan mendapat kartu merah. Upamecano membuat upaya Bayern meraih hasil positif jadi lebih rumit.

Setelah itu, mimpi buruk lainnya datang dari media sosial. Upamecano jadi korban perundungan. Bahkan, tidak sedikit komentar bernada rasial ditujukan pada pemain berusia 25 tahun itu. Sesuatu yang tak seharusnya terjadi.

“FC Bayern mengutuk keras komentar rasis yang ditujukan kepada Dayot Upamecano di media sosial,” demikian punya pernyataan resmi Bayern Munchen.

“Siapa pun yang membuat komentar dengan kata-kata kebencian seperti ini bukanlah penggemar klub kami. Kami semua mendukung Anda, Upa!,” sambung Die Roten.

Bukan yang Pertama

Bagi Dayot Upamecano, ini bukan pertama kalinya dia mendapat serangan rasial di media sosial. Sebelumnya, pada April 2023 lalu, Upamecano juga mendapat perlakuan buruk serupa. Ketika itu, Bayern baru saja kalah dari Manchester City di Liga Champions.

Bayern membuat pernyataan kecaman atas tindakan buruk pada Upamecano. Klub juga memberi dukungan penuh pada Upamecano sebagai korban. Hanya saja, kejadian itu masih terulang.

Pada 12 bulan terakhir, selain Upamecano, ada dua pemain Bayern yang mendapat serangan komentar rasisme. Dua pemain itu adalah Kingsley Coman dan Mathys Tel.