Duniasport.com – Liverpool menyudahi laga pramusim dengan hasil positif. Liverpool berhasil menaklukkan SV Darmstadt dengan skor 3-1 di Deepdale, Inggris, Selasa (8/8/2023) WIB.

Liverpool sudah unggul dua gol dalam waktu kurang dari 10 menit. Mohamed Salah (5’) dan Diogo Jota (8’) mencatatkan namanya sebagai pencetak gol. Gol ketiga Liverpool baru dicetak oleh Luis Diaz (59’) di babak kedua.

Darmstadt hanya sempat membalas sekali. Tim Liga Jerman sempat merespons baik ketika tertinggal dua gol lewat lesakan Mathias Honsak (10’). Namun, tidak ada lagi gol yang sanggup diciptakan untuk mengejar ketertinggalan.

Hasil ini jadi kemenangan ketiga dari lima laga pramusim yang dijalani Liverpool. Dua laga lainnya berakhir dengan imbang dan kalah.

Babak Pertama
Liverpool unggul cepat saat pertandingan baru memasuki menit ke-5. Kesalahan antisipasi pemain Darmstadt saat sepak pojok memudahkan Salah menceploskan bola ke gawang.

Tiga menit kemudian (8’), gawang Darmstadt jebol lagi. Lagi-lagi karena kesalahan pemain Darsmtadt itu sendiri ketika melakukan bangun serangan pendek.

Umpan dari kiper kepada bek berhasil diserobot Salah. Ia tidak egois dan mengumpan bola itu kepada Diogo Jota yang berdiri lebih babas di depan gawang. Liverpool unggul 2-0.

Lini belakang Liverpool pun sempat kacau yang menyebabkan terjadinya gol di menit ke-10. Jebakan offside yang gagal memudahkan Honsak berada dalam situasi 1v1 dengan kiper.

Penyelesaian yang tenang membuat Darmstadt menempel ketat Liverpool dengan skor 2-1 hingga babak pertama selesai.

Babak Kedua
Dominasi Liverpool di awal babak kedua tidak berubah sedikit pun. Darmstadt yang hanya perlu satu gol untuk menyamakan kedudulan sulit mendapatkan momen lagi seperti pada gol pertama.

Alhasil, Liverpool mencetak gol yang ketiga. Gol lagi-lagi berasal dari situasi sepak pojok di menit ke-59. Tendangan akrobatik Diaz sanggup membuat kiper lawan tidak sempat berkutik.

Setelah gol itu, Liverpool menarik keluar enam pemainnya. Pergantian banyak pemain tidak merusak ritme permainan yang sudah dibangun.

Darmstadt tidak hanya gagal menciptakan peluang lagi, tetapi dengan mudah diserang oleh lini depan The Reds.