Duniasport.com – Mauricio Pochettino memuji bintang Chelsea, Conor Gallagher, setelah aksi heroiknya mengantarkan timnya meraih poin penuh lawan Crystal Palace. Sang pelatih juga menjelaskan perubahan taktik yang ia lakukan di babak pertama.

The Blues sukses comeback saat bertandang ke markas Palace dalam laga lanjutan pekan ke-24 Premier League 2023/24. Bermain di Selhurst Park, Selasa (13/2/2024) dini hari WIB, tim tamu menang dengan skor 1-3.

Jefferson Lerma membawa tim tuan rumah unggul terlebih dahulu lewat gol sepakan keras dari luar kotak penalti di menit 30. Kemudian Chelsea membalas dengan lesakan tiga gol masing-masing dicetak oleh Enzo Fernandez dan brace Conor Gallagher.

Berkat kemenangan ini, Chelsea sukses merangsek ke peringkat 10 klasemen sementara dengan mengoleksi 34 poin. Sedangkan Crystal Palace berada di peringkat 15 dengan 24 poin, hanya berjarak lima poin di atas zona degradasi.

Simak komentar Pochettino di bawah ini.

Dibandingkan Frank Lampard
Pasca pertandingan, Pochettino mengaku senang dengan spirit yang ditunjukkan oleh para pemainnya tak terkecuali Gallagher.

Ditanya tentang sang pemain yang dibandingkan dengan legenda Chelsea, Frank Lampard, Pochettino mengatakan masih terlalu dini.

“Saya pikir Frank Lampard adalah seorang legenda dan salah satu gelandang terhebat dalam sejarah sepak bola,” buka Pochettino.

“Namun, Conor masih muda dan masih memiliki waktu untuk mencapai level ini, namun ia melakukan pekerjaan yang fantastis bagi kami. Kami sangat senang dengannya.”

Pergantian Taktik Jitu
Gallagher memuji Pochettino atas perubahan taktik yang dilakukannya saat jeda turun minum dan pelatih asal Argentina tersebut menjelaskan apa yang dilakukannya untuk membalikkan keadaan di babak kedua, yang mencakup pergerakan Malo Gusto dan Ben Chilwell untuk lebih ke depan.

“Kami tampil datar di 45 menit pertama, sangat mengecewakan. Kemudian, kami harus bereaksi terhadap permainan,” ujarnya.

“Kami menerapkan dua penyerang di antara bek tengah dan bek sayap. Kami menempatkan Malo Gusto dan Ben Chilwell untuk lebih maju ke depan dan menggerakkan bola lebih cepat dengan Enzo Fernandez sebagai pemain nomor 10. Itu membantu kami mencetak gol.

“Mungkin ada pelanggaran saat kami kebobolan. Kami memulai babak kedua dengan sangat baik dan kami mencetak gol. Itu adalah pertandingan yang sulit tetapi saya sangat senang.

“Kami hanya ingin membangun kepercayaan diri dan menyadari bahwa kami harus lebih konsisten.”

Kabar Buruk
Mengenai kabar Thiago Silva yang mengalami cedera pada pangkal pahanya di pertandingan kali ini dan Malo Gusto juga terlihat meminta untuk ditarik keluar setelah mengalami benturan di menit-menit akhir, Pochettino lantas menjelaskan situasi mereka saat ini.

“Kami perlu menilai Thiago Silva besok karena dia merasakan sesuatu di pangkal pahanya,” kata pelatih asal Argentina itu.

“Malo, saya pikir, kelelahan, tetapi itu tidak akan menjadi masalah besar untuk siap di akhir pekan.”

Chelsea tidak bisa menerima banyak pemain cedera lagi, terutama di lini pertahanan, dengan perjalanan akhir pekan mereka ke Etihad Stadium melawan Manchester City yang diikuti dengan pertandingan final Carabao Cup melawan Liverpool di Wembley pada 25 Februari.