Duniasport.com – Herry Souttar terdengar percaya diri jelang pertandingan kontra Timnas Indonesia di babak 16 besar Piala Asia 2023 besok. Bek Australia ini yakin dengan kualitas dan kemampuan individu rekan-rekannya.

Timnas Australia lolos ke babak 16 besar dengan status sebagai juara Grup B. Mereka sukses mengamankan dua kemenangan atas India (2-0) dan Suriah (1-0), lalu bermain imbang dengan skor 1-1 melawan Uzbekistan.

Sementara itu, Timnas Indonesia mengamankan tiket ke fase gugur melalui jalur peringkat ketiga terbaik yang diwarnai keberuntungan. Di fase grup, Indonesia hanya menang atas Vietnam (1-0), lalu dua kali kalah menghadapi Irak dan Jepang dengan skor identik 1-3.

Harry Souttar menegaskan, Socceroos sudah mengantongi pertarungan seperti apa yang bakal dihadapi, terutama mempertimbangkan garis pertahanan rendah yang diterapkan skuad Merah Putih.

“Anda harus menghancurkan mereka [Indonesia], tapi ini tidak akan mudah. Mereka bertahan jauh di dalam, jadi tidak banyak ruang bagi kami untuk bermain. Kami harus bersabar,” kata Souttar dikutip dari laman resmi Federasi Sepak Bola Australia.

Bola Mati Jadi Kunci
Bek jangkung yang tinggi badannya mencapai 198 cm itu mengungkapkan, Timnas Australia harus memaksimalkan eksekusi bola mati untuk bisa membongkar pertahanan Timnas Indonesia.

“Saya benar-benar percaya bahwa setiap kali kami mendapatkan bola mati, setidaknya kami akan menciptakan peluang. Jelas kami harus melakukan sedikit perbaikan, sejak pertandingan pertama,” ujarnya.

“Saya pikir kami memiliki beberapa peluang dan saya tentu saja memiliki beberapa peluang yang saya rasa bisa melakukannya lebih baik pada dua pertandingan terakhir,” Souttar menambahkan.

Harus Maksimalkan Peluang
unggulan semacam inilah yang ingin dimaksimalkan bek Leicester City itu, Apalagi, dia juga terhitung sebagai pemain yang produktif karena sudah menyumbangkan 10 gol dari total 21 laganya bersama Socceroos

“Namun, yang pasti, ada satu area yang saya sukai, yakni sebagai sebuah tim, kami memiliki peluang yang nyata untuk mencetak gol ke gawang lawan,” ujar bek jangkung kelahiran Skotlandia itu.

“Fase grup sudah berlalu seperti apa adanya. Kami menyelesaikan babak ini dengan tujuh poin. Kami dapat mengambil sisi positifnya dan kami dapat belajar dari aspek-aspek terentu dalam permainan yang mungkin perlu kami tingkatkan ke depannya.”