Duniasport.com – Simone Inzaghi mengungkapkan kekagumannya terhadap pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, menjelang pertemuan perdana mereka sebagai pelatih. Dan Inzaghi menaruh respek besar kepada sang lawan.

Inter Milan akan menjamu Atletico pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2023/24. Rencananya, duel seru kedua tim bakal berlangsung di Giuseppe Meazza, Rabu (21/2/2024) dini hari WIB.

Seperti yang diketahui, baik Inzaghi maupun Simeone pernah sama-sama membela Lazio sewaktu aktif sebagai pemain dan membantu klub asal Roma tersebut menjuarai Serie A pada tahun 2000, di bawah asuhan Sven-Goran Eriksson.

“Tentu saja, besok akan menjadi sebuah kehormatan untuk bisa bertemu kembali dengan Diego sebagai lawan. Dia adalah rekan setim yang hebat, kami pernah menang bersama Lazio, kemudian dia pergi ke Atletico, tetapi kami tidak pernah lupa satu sama lain,” kata Inzaghi.

Simak komentar lebih lanjut sang pelatih di bawah ini.

Puji Simeone
Pujian Inzaghi tentu punya alasan. Pasalnya, Simeone merupakan sosok disegani sewaktu menjadi pemain maupun sukses menukangi Atletico. Menurutnya, pelatih asal Argentina itu layak mendapat respek lebih usai apa yang sudah ditorehkan di Metropolitano.

“Saya selalu tahu dia akan menjadi pelatih hebat. Dia sudah 13 tahun bersama klub yang sama dan telah memenangkan banyak hal,” sambung Inzaghi.

“Saya tahu betapa sulitnya bertahan dengan klub yang sama selama bertahun-tahun. Ia meraih hasil-hasil yang luar biasa bersama Atletico. Ia memiliki karisma yang hebat, tetapi bukan hanya itu, timnya memainkan sepak bola yang hebat.”

Waspadai Atletico
Simeone secara tradisional dikaitkan dengan sepak bola pragmatis dan defensif selama periode kesuksesannya di Atletico dan sementara Los Rojiblancos telah tersingkir dari perburuan gelar La Liga dalam beberapa pekan terakhir, mereka masih berada di empat besar Copa del Rey.

Inzaghi mengungkapkan bahwa ia telah menganalisa dengan seksama empat pertandingan terakhir Atletico, yang mencakup kemenangan 5-0 atas Las Palmas, kekalahan dari Sevilla dan Athletic Bilbao serta hasil imbang di Real Madrid.

“Setiap pelatih memiliki pendekatan masing-masing. Saya sangat menghargainya,” ujarnya.

“Saya menyaksikan Atletico tahun ini dan saya hanya bisa mengatakan mereka memainkan sepak bola yang hebat, tetapi saya tidak bisa memberi tahu Anda seperti apa pertandingan besok karena kedua tim akan berjuang untuk itu.

“Atletico telah mengubah gaya permainan, mereka sangat agresif dalam pertandingan terakhir yang mereka mainkan, tetapi melawan Real Madrid mereka memiliki sikap yang berbeda. Mereka lebih banyak mengumpan bola dibandingkan sebelumnya.

“Kami akan melakukan yang terbaik besok. Akan ada atmosfer yang luar biasa, kami tidak sabar untuk memainkan partai ini dan seperti biasa memainkan gaya sepak bola kami.”

Torehan Positif di Serie A Gak Menjamin
Inter memasuki laga ini dengan performa yang sangat baik dan telah memenangkan seluruh delapan pertandingan di tahun 2024.

Keberhasilan di liga baru-baru ini atas Roma dan Juventus telah membantu membuka keunggulan sembilan poin di puncak klasemen Serie A, namun Inzaghi tidak merasa hal tersebut akan memengaruhi kampanye mereka di Liga Champions.

“Memiliki keunggulan ini tidak benar-benar memberi kami keuntungan ekstra di Liga Champions,” kata Inzaghi.

“Kami telah mengalami malam-malam ajaib bersama [musim lalu] dengan para pendukung kami dan kami ingin mengulanginya, namun kami tahu bahwa klub-klub lain juga memiliki ambisi yang sama dengan Inter.

“Saya melihat Atletico dalam empat pertandingan terakhir dan mereka selalu kuat. Kami akan melakukan yang terbaik besok.”